January 9, 2010

Ketika...what is happiness?:)

The 7 Laws of Happiness karangan Arvan Pradiansyah. Sebenernya sih udah lama aku punya buku ini, n this is one of my fav book. Judulnya menurutku menarik banget...dan bikin penasaran. Apalagi bahagia menurutku sesuatu yang sangat subjektif, dan banyak orang di dunia ini yang kerap bertanya, baik lisan maupun cukup dalam hati, atau cukup terlintas dalam pikiran:

"apakah makna dari kebahagiaan?"
"apakah aku bahagia?"

Pertama aku buka halaman demi halaman buku ini, aku makin takjub dengan isinya. Sebelum masuk ke bab mengenai 7 kunci kebahagiaan, penulis menjabarkan dulu makna dari kebahagiaan itu sendiri. Dan ia menegaskan berkali2, bahwa kebahagiaan tidak sama dengan kesenangan. Satu hal yang harus dicamkan, bahwa kebahagiaan berada dalam PIKIRAN.

untuk bahagia,
tak perlu banyak hal..
ada dalam dirimu sendiri..
dalam caramu berpikir.. (Marcus Aurelius)

Setelah itu, di bab berikutnya baru dibahasi tiap kunci menuju kebahagiaan.

Ada 7 kunci yang dijabarkan:
1. Patience
2. Gratefullness
3. Simplicity
4. Love
5. Giving
6. Forgiving
7. Surrender.

Dan membaca buku ini, aku bener2 larut dalam setiap kata2 penulis. Simple, tapi bener2 dalem. Aku paling suka ketika penulis menjabarkan mengenai kunci tertinggi dari kebahagiaan, yaitu pasrah : Surrender. Pasrah disini tentu bukannya terburu2 menyerah dan membiarkan Tuhan untuk segera menentukan hasilnya..tetapi memberi Tuhan lahan untuk bekerja dengan berusaha semaksimal mungkin terlebih dahulu ( ini yang dimaksud lahan oleh penulis:) ), dan memahami lingkaran yang ada:

lingkaran : CAN DO. lingkaran CANT DO.

Akan ada satu titik, di mana kita harus memahami, yaitu akan adanya titik NO CONTROL. Saat semua pada akhirnya berada di luar jangkauan kita. Ketika kita mampu untuk merelakan apapun yang terjadi, setelah tentunya berusaha maksimal, disinilah kita mencapai titik KEBAHAGIAAN tertinggi. Isnt it sooo nice?:) Hidup ini pada akhirnya akan terasa bagai air yang mengalir, damai. Hal ini tentu akan sulit dilakukan bila kita tidak percaya Tuhan. Kita bukan hanya percaya Tuhan itu ada, tetapi percaya bahwa kita sepenuhnya ada dalam kehendakNya, dan Ia selalu memberi yang terbaik buat kita:)

Buku ini juga penuh dengan quotes2 yang menginspirasi...yang bikin kita jadi pengen ngupdate status FB dengan quotes2 ini:) hihihi...*siap2 banyak yang ngasih jempol! wkwkwk..;p mulai deh keluar sifat pengen eksissss hihihi* Buat kamu yang sedang jenuh, sedang banyak pikiran, sedang merasa tidak bahagia, mungkin tidak ada salahnya membaca buku ini. Boleh juga buat kado tuk orang2 yang kamu sayangin...:) Dan siap2 untuk menyadari dan berkata...

Aku bahagia.

-kamu juga kaaaan?;)-
This entry was posted in

4 comments:

QueeniieAngeLa said...

saya termasuk orang yang selalu meyakini bahwa bahagia itu adanya di pikiran dan hati. dan bahagia itu tidak selamanya harus ada ketika kita mendapatkan suatu kenikmatan. tapi bagaimana tetap bahagia di saat lara dan duka menghampiri, itu bukan suatu pekerjaan yang mudah.

siapkah kita untuk itu?

semoga siap selalu! :)

kalaupun nangis-nangis dikit bolehlah, namanya juga manusia :)

aulia said...

hehehe:)
stuju!!
kadang memang teorinya mudah, tapi prakteknya itu loooh:)

but just cry a river then build a bridge, so get over it:)

putri ayuningtyas said...

waa.. benar-benar!

ari said...

nice review...
wah ternyata kesenangan tidak sm dg bahagia ya, padahal saya masih sering melakukan kesenangan dg tujuan berharap bs jd bahagia